SLEMAN — Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-64 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2025, persiapan demi persiapan terus dimatangkan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Moyudan, salah satu agenda adalah latihan intensif para petugas upacara.
Sejak awal Juli 2025 lalu, sejumlah anggota pramuka terpilih dari Kwarran Moyudan telah mengikuti serangkaian pelatihan yang berfokus pada kelancaran dan kekhidmatan jalannya upacara.
Latihan ini diselenggarakan di Lapangan Pancasila Bumi Montesa, SMP Negeri 2 Moyudan pada Rabu, 30 Juli 2025. Mereka digembleng untuk menguasai setiap detail tahapan upacara, mulai pengucapan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan Dasa Darma Pramuka dan Dwi Darma hingga tata cara penghormatan dan baris-berbaris.
Kak Sarmadi, salah satu pelatih dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman Gerakan Pramuka, latihan kali ini lebih ditekankan pada aspek kekompakan dan kedisiplinan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap gerakan dan formasi dapat dilakukan dengan serentak dan penuh semangat. Ini bukan hanya tentang teknis, tapi juga tentang menanamkan nilai-nilai Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama,” ujar Kak Sarmadi.
Para petugas upacara terlihat serius mengikuti setiap instruksi. Mereka berlatih di bawah terik matahari, mengulang-ulang gerakan hingga sempurna. Beberapa sesi latihan juga melibatkan simulasi penuh upacara untuk mengidentifikasi dan memperbaiki potensi kesalahan.
Salah satu peserta latihan, Chika, seorang penggalang dari Gugus Depan 03.030 Pangkalan SMP Negeri 2 Moyudan, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari petugas upacara tahun ini.
“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar banyak hal, tidak hanya tentang upacara, tapi juga tentang kerja tim dan kepemimpinan,” ungkap Chika dengan antusias.
Sebelum latihan ditutup, Kak Sartono selaku perwakilan pengurus Kwarran Moyudan menyampaikan apresiasi kepada petugas yang terpilih.
“Semangat dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh para petugas upacara ini, diharapkan peringatan Hari Pramuka ke-64 pada 14 Agustus mendatang dapat berjalan lancar, khidmat, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat Indonesia,” tegas Kak Sartono.
Menurut informasi dari Kwarran Moyudan, para petugas upacara akan diagendakan latihan bertahap selama 3 hingga 4 kali sampai dengan pelaksanaan upacara.



























