SLEMAN — Instruktur Saka Bhayangkara Seyegan Kak Afnan Juli Arochma dan Kak Adnan Mufid M. beserta 1 Perwakilan anggota Prasbhara Seyegan Kak Khoirul Huda sebagai narasumber Materi Pemadam Kebakaran (Krida P2BA) di Perkemahan Cakrawala SMA N 1 Seyegan.
Bertempat di Bumi perkemahan Memorial Camp Sentolo Kulonprogo, 30 April 2025. Kegiatan di ikuti oleh 150 peserta didik dan 5 pendamping dari Dewan Ambalan.
Di lapangan utama memorial camp peserta diperkenalkan peralatan pemadam kebakaran baik tradisonal maupun modern di antaranya appar (alat pemadam api ringan) alat peraga seperti karung goni, tong, helem, dan kacamata serta bahan bakar.
Selanjutnya peserta diharapkan bisa melaksanakan pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran. Kebakaran bisa disebabkan oleh benda padat seperti kayu, kertas, kain, dan plastik; kebakaran bisa disebabkan oleh zat cair yang mudah terbakar seperti bensin, solar, alkohol, dan cat.
Kemudian kebakaran juga dapat disebabkan oleh peralatan listrik, seperti korsleting atau arus pendek; bisa disebabkan oleh logam yang mudah terbakar seperti magnesium, titanium, dan kalium; termasuk oleh minyak goreng atau lemak dapur.

Selain itu apabila saat perkemahan mengalami hal seperupa agar tidak panik dan tetap tenang serta melakukan tindakan yang sudah disarankan agar semua aman tidak membahayakan diri ataupun orang lain.
Peserta melaksanakan simulasi memadamkan api secara tradisional dengan karung goni yang di basahi sehingga dapat digunakan untuk menutupi api sehingga dapat memutus suplai oksigen dengan memperhatikan arah angin.
Kak Afnan menyampaikan kepada peserta dalam pelaksanaan di tekankan untuk percaya diri, tidak ragu-ragu dan tetap memperhatikan keselamatan sehingga api bisa benar-benar padam.
Sementara itu, Kak Adnan yang juga Alumni SMA N 1 Seyegan memberikan sedikit motivasi kepada peserta kemah. Di sela-sela pemberian materi ia meminta agar peserta semangat dalam berkegiatan.
Selain itu juga menekankan untuk semangat belajar, sehingga nanti bisa menjadi peserta didik yang berprestasi serta dapat meraih apa yang di cita-citakan.
“Tetap menjadi kebanggaan orang tua dan juga senantiasa menjaga kedisiplinan dimanapun dan kapanpun,” tegas Kak Afnan menutup materinya.



























