YOGYAKARTA — Pertemuan Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus (PNPBK) tahun 2025 adalah salah satu wahana menumbuhkan dan membangun karakter peserta didik berkebutuhan khusus.
Perkemahan yang akan digelar pada tanggal 1 sampai dengan 5 Desember 2025 di Hotel Rama by Whindam Yogyakarta ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, suportif dan edukatif.
Salah satu identitas kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka adalah Logo.

Berikut ini adalah Makna Filosofis dari Logo PNPBK tahun 2025,
- Mengandung warna-warna yang mengklasifikasikan jenis disabilitas
- Hitam : Disabilitas netra (tunanetra)
- Biru : Disabilitas rungu (tunarungu)
- Hijau : Disabilitas fisik (tunadaksa)
- Kuning /orange : Disabilitas intelektual (tunagrahita dan sindrom down)
Abu-abu : Disabilitas mental (autis)
- Mengandung elemen (ikon/simbol) yang melambangkan jenis disabilitas.
- Terdapat nama kegiatan serta tahunnya
Diketahui bahwa PNPBK Tahun 2025 bertujuan untuk mengembangkan kemandirian, keterampilan dan kreativitas para peserta yang merupakan PBK se-Indonesia dari berbagai kekhususan menuju pribadi yang berkarakter Pancasila serta berlandaskan Metode Kepramukaan.
Kegiatan ini mengusung tema Pramuka Berkebutuhan Khusus Tegak Berkarakter, Mengukir Anak Indonesia Hebat yang Mandiri dengan slogan PBK Tegak, PBK Mandiri, Indonesia Hebat. (cst)



























