YOGYAKARTA — Kak Wikan Kemuning Hersita adalah salah satu pramuka penegak asal Kulon Progo yang dikenal aktif dan berprestasi. Dalam kesehariannya di gugus depan dan kwartir, Kak Wikan, demikian ia akrab disapa selalu terlihat antusias mengikuti kegiatan, baik di lapangan maupun di balik layar publikasi.
Tergabung dalam tim media kegiatan Pramuka di Kwarcab Kulon Progo sejak Penggalang. Kak Wikan dikenal lewat kiprahnya sebagai Pewarta Istimewa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY).
Kak Wikan sering melakukan reportase dan membuat konten kegiatan, baik di Kwarda DIY maupun di Kwartir Cabang (Kwarcab) Kulon Progo. Selain itu Kak Wikan juga aktif mewartakan kegiatan melalui tulisan-tulisannya.
Di tahun 2025 ini, Kak Wikan terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi DIY. Dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab, ia tampil bersama pasukan terpilih lainnya dalam upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan sukses.
Tentu saja, kesempatan ini menjadi bukti nyata bahwa Kak Wikan adalah generasi muda yang mampu mengemban amanah, berkarakter tangguh, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Kecintaannya pada Gerakan Pramuka membawanya melangkah lebih jauh. Ia juga terpilih sebagai delegasi Scout Visit Malaysia pada akhir Juni 2025 lalu, mewakili Pramuka Kulon Progo.
Tidak mudah mencapai titik itu—sejak SMP tahun 2023, Kak Wikan sudah melalui seleksi ketat yang menguji kemampuan bahasa Inggris, wawasan budaya, hingga pengetahuan umum. Ketekunan itulah yang akhirnya membawanya dipercaya berkembang dalam berbagai kegiatan.

Kak Wikan juga terlibat dalam Scout Exchange dengan pramuka Kaledonia Baru saat mereka berkunjung di Yogyakarta. Ia menemani rombongan berkegiatan di Kampung Pramuka Gunungketur.
Di sana, Kak Wikan mendampingi para pramuka Kaledonia Baru sekaligus ikut mencoba aktivitas di Kampung Pramuka seperti membuat jamu tradisional dan membatik eco-print.
Tidak usai di situ, Kak Wikan juga ikut berkemah bersama dengan pramuka Kaledonia Baru selama 3 hari bersama teman-temannya yang lain. Interaksi itu bukan hanya tentang bertukar pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan persahabatan.
Kak Wikan adalah gambaran pramuka muda yang luar biasa. Ia bisa tampil tegap di barisan Paskibraka, berbaur dengan pramuka dari beberapa negara, sekaligus menyumbangkan karyanya sebagai pewarta.
Melalui setiap langkahnya, ia menunjukkan bahwa pramuka bukan hanya tentang tali-temali, tetapi juga tentang dedikasi, kreativitas, dan pengabdian yang nyata.



























