YOGYAKARTA — Hari pertama pelaksanaan Jamboree On The Air (JOTA) di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta, Jumat, 17 Oktober 2025, peserta diajak untuk simulasi menerima SSTV (Slow Scan Television).
Bertempat di area Bumi Perkemahan Ambarbinangun, pemateri SSTV ini dari Organisasi Amatir Radio Lokal (ORLOK) Kota Yogyakarta yaitu Kak Edy Karsono (YC2YIZ) dan Kak Supriyono (YB2VSY).
Saat materi pengantar, keduanya mengarahkan peserta untuk mengunduh aplikasi robot36 untuk menerima SSTV yang dipancarkan menggunakan Handy Talkie (HT). Peserta JOTA kemudian menerima beberapa gambar seperti gambar kegiatan selama Jota-Joti berlangsung.
Dalam penjelasannya, Kak Edy menyampaikan bahwa SSTV dapat dipergunakan dalam kondisi darurat ketika ponsel tidak mendapat sinyal dan kita perlu mengirimkan gambar dari lokasi kebencanaan.
“SSTV sangat relevan dalam kondisi darurat karena biasanya menggunakan frekuensi radio amatir yang dapat dioperasikan dengan peralatan portabel dan tidak bergantung pada infrastruktur seluler.” tegasnya.
Nampak beberapa peserta terlihat antusias dalam menerima SSTV dan berhasil mendapatkan beberapa gambar dari hasil simulasinya dengan pendampingan dari pemateri.



























