YOGYAKARTA — Suasana malam hari Jumat, 1 Agustus 2025 di lokasi Kursus Pembina Pramuka Mahir tingka Lanjutan (KML) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) dipenuhi semangat dan antusiasme para peserta.
Meskipun hari sudah beranjak malam, para peserta tetap semangat mengikuti sesi diskusi dan perancangan kegiatan yang akan disimulasikan keesokan harinya.
Kegiatan malam itu menjadi ajang kreatif dan kolaboratif, di mana peserta KML dibagi berdasarkan golongan untuk menyusun skenario kegiatan. Peserta KML golongan Penggalang didampingi oleh Kak Sumarmi dan Kak Christiono merancang kegiatan Lomba Tingkat 1 (LT 1), sedangkan peserta golongan Penegak dibimbing oleh Kak drh. Idi Setyobroto untuk menyusun kegiatan Gladi Tangguh.

Diskusi dimulai dengan membahas berbagai item kegiatan yang akan dilaksanakan, mulai dari jenis perlombaan atau tantangan, teknis pelaksanaan, hingga tujuan pendidikan dari masing-masing aktivitas.
Selanjutnya, peserta bersama-sama menyusun petunjuk teknis (juknis) kegiatan yang memuat aturan main, perlengkapan yang dibutuhkan, dan kriteria penilaian.
Tak hanya itu, peserta juga menyusun rundown acara secara terperinci sebagai pedoman waktu pelaksanaan esok hari.
Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik, para peserta membentuk panitia pelaksana kegiatan dari para pemimpin regu yang bertugas merancang, menyiapkan, dan melaksanakan simulasi kegiatan secara nyata.

Peserta saling berbagi pengalaman dan ide, memperlihatkan kemampuan kepemimpinan dan perencanaan yang telah terasah.
Kegiatan ini tidak hanya melatih aspek teknis penyelenggaraan kegiatan kepramukaan, tetapi juga menguatkan kolaborasi dan tanggung jawab antar peserta sebagai calon pembina andal.
Dengan kesiapan yang matang pada malam hari ini, kegiatan simulasi Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Satu (LT-I) dan Gladi Tangguh esok hari diharapkan menjadi ajang pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan penuh semangat kepramukaan.



























