YOGYAKARTA — Festival Pramuka Jogja 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Tunas Wiguna Babarsari pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sukses menarik perhatian masyarakat dengan salah satu agendanya yaitu Ekspo Saka.
Acara yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) ini menampilkan beragam potensi dari Satuan Karya Pramuka (Saka), yang tidak hanya berfokus pada kegiatan kepramukaan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kewirausahaan.
Ekspo ini menjadi ajang bagi para anggota Pramuka untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka melalui berbagai stan yang menarik. Setiap saka menghadirkan produk dan layanan khas yang menjadi cerminan dari bidang ilmu yang mereka tekuni.
Saka Taruna Bumi menampilkan kekayaan hasil pertanian dengan menjual aneka produk olahan seperti jamu, keripik, dan makanan tradisional. Tak hanya itu, mereka juga berinisiatif membagikan bibit cabai keriting dan rawit serta pupuk gratis, mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada kegiatan pertanian.
Saka Bakti Husada hadir dengan layanan kesehatan yang bermanfaat. Pengunjung dapat melakukan cek tensi, gula darah, dan berat badan secara gratis, memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Pengunjung yang gemar memelihara ikan hias bisa mampir ke stan Saka Bahari. Selain menjual ikan cupang dan glowfish, mereka juga memperkenalkan olahan ikan melalui produk olahan UMKM seperti otak-otak ikan bandeng dan kaki naga ikan tuna.

Di stan Saka Pengawas Obat dan Makanan (POM), pengunjung disuguhkan edukasi penting mengenai keamanan produk. Mereka memberikan sosialisasi tentang bahaya makanan, kosmetik, dan jamu yang mengandung bahan kimia obat atau ilegal. Stan ini juga mengajarkan cara mudah memeriksa legalitas suatu produk.
Tak kalah kreatif, Saka Wirausaha menunjukkan semangat kewirausahaan dengan menjual beragam produk buatan tangan. Mulai dari pangsit cimol, risol, hingga sate padang, pengunjung juga bisa menemukan aneka suvenir seperti gantungan kunci rajut dan parfum.

Beberapa saka lain juga turut memeriahkan acara dengan display menarik. Saka SAR dan Saka Bhayangkara (Saka Bhayangkara) menampilkan alat-alat operasional mereka, termasuk peralatan rappelling, sementara Saka Dirgantara memamerkan miniatur pesawat dan perlengkapan lainnya.
Sementara itu, Saka Wanabakti juga tidak ketinggalan dengan memperkenalkan produk wisata dan hasil pengembangan bioprospeksi seperti produk skincare.
Ekspo Saka ini tidak hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga media edukasi yang efektif, menunjukkan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, keamanan pangan, hingga kewirausahaan.



























