BOGOR — Di kawasan Gunung Pancar Sentul, Jawa Barat, yang merupakan lokasi Sub Camp 4 Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Nasional II Tahun 2024, Kak Aulia Nuryaningsih, salah satu peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat banyak pendalaman materi.
Sejak Selasa, 24 September 2024 atau hari kedua pelaksanaan Pertikawan Nasional 2024, Kak Aulia menerima materi terkait dengan Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan Ekosistem yang disampaikan oleh Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kak Aulia mendapatkan pengenaalan Profesi di Kawasan Konservasi (Polhut, PEH, Penyuluh, Manggala Agni, MPA, MMP) BTNGHS, dan BTN Kepulauan Seribu.
Kemudian juga menerima materi terkait Taman Nasional Laut, Peranan Generasi Muda dalam upaya Penanggulangan Peredaran Tumbuhan dan Satwa Ilegal BTNGHS, Peranan Generasi Muda dalam upaya Penyelamatan Satwa Eksitu, serta Peranan Generasi Muda Pengelolaan Kawasan Konservasi yang Berstatus Internasional.

“Seru banget, ternyata masih banyak materi yang bisa kita pelajari yang sebelumnya di Kulon Progo belum pernah dapat se-detail itu,” ungkap anggota Saka Wanabakti Kulon Progo itu.
Kenyang dengan berbagai materi menarik di hari pertama, pada hari kedua di sub camp, Rabu, 25 September 2024 Kak Aulia bersama dengan puluhan peserta dari kontingen lain mengikuti jelalah alam di sekitar Gunung Pancar, dilanjutkan dengan penanaman pohon salam.
Pertikawan Nasional II Tahun 2024 mengusung tema Menyukseskan FOLU Net Sink 2030 Menuju Indonesia Hijau. Slogan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah, Lestarikan Alam, Peduli Masa Depan. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 23 sampai 29 September 2024.



























