YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pramuka Istimewa yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas para pembina dalam menghantarkan anggota pramuka meraih prestasi istimewa.
Bertempat di Aula Kwarda DIY, kegiatan yang dimulai pada hari ini, Sabtu, 28 Juni 2025 diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan Gugus Depan dari lima Kwartir Cabang (Kwarcab) yang sedang melakukan uji coba Sistem Kecakapan Pramuka Istimewa (SKPI).
Secara resmi, Bimtek dibuka oleh Kak Arifin Budiharjo selaku Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda).
Dalam sambutannya, Kak Arifin menekankan pentingnya peran pembina dalam membantu anggota pramuka menyelesaikan Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa secara optimal.

“Sejauh mana penjelasan SKPI, sehingga pramuka bisa menyelesaikannya, itu sangat tergantung pada pembina,” ujar Kak Arifin.
Pihaknya juga menegaskan bahwa upaya dan kesungguhan dalam setiap ujian akan sangat dihargai. Karena menurutnya Pramuka yang baik adalah pramuka yang memiliki peran di lingkungannya, dan untuk itu, pramuka patut diberikan penghargaan.
Lebih lanjut, Kak Arifin mengajak seluruh peserta Bimtek untuk berbagi pengalaman dalam proses pengujian atau pemberian materi sebelumnya.
Ia mengakui bahwa pencapaian Pramuka Istimewa dalam jumlah dan waktu tertentu bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan terjemahan konkret dari para pembina.
“Menghantarkan Pramuka menjadi Pramuka Istimewa adalah sebuah prestasi yang membanggakan,” tegasnya.

Bimtek yang akan dilaksanakan hingga Minggu, 29 Juni 2025 ini dirancang sebagai forum terbuka bagi para pembina untuk berdiskusi dan bertukar saran, dengan harapan dapat mewarnai dan menyukseskan program Pramuka Istimewa di DIY.
“Semoga jerih payah kita dapat merealisasikan Pramuka Istimewa ini dan tentunya mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Kak Arifin.



























