YOGYAKARTA — Sebanyak 242 pramuka penegak dan pramuka pandega dari lima Kwartir Cabang se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berkumpul dan melakukan aksi nyata di Kampung Pramuka Sokorojo, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo.
Mereka terhimpun dalam 33 Umpi pada Perkemahan Wirakarya DIY 2025 yang digelar oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY yang dimulai pada Jumat, 4 Juli 2025 dan berlangsung hingga Senin, 7 Juli 2025.
Ratusan pramuka penegak dan pandega ini dari data panitia, terdiri dari 119 peserta putra dan 123 peserta putri dengan dibersamai oleh unsur kontingen sebanyak 20 orang, 10 pimpinan kontingen dan 10 pembina pendamping.
Dengan mengusung tema Penegak dan Pandega DIY Bersama Berkarya, Berdampak Nyata, Membangun Yogyakarta dan slogan kegiatan adalah Gumregah, akronim dari Guyub, Makarya, Greget, Sumringah, kegiatan ini fokus pada Community Services dan Community Development.
Selama kurang lebih 4 hari, para peserta yang nantinya juga akan melibatkan masyarakat setempat akan melaksanakan berbagai kegiatan yang ke depannya bisa bermanfaat secara berkelanjutan.
Upacara pembukaan dijadwalkan pada Jumat, 4 Juli 2025 siang di Lapangan Kampung Pramuka Sokorojo dengan turut mengundang unsur Majelis Pembimbing Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Cabang Kulon Progo, Pengurus Kwarda, serta perwakilan Kwarcab se-DIY.
Kampung Pramuka Sokorojo yang menjadi ikon di Kalurahan Wijimulyo ini akan dipadati sekitar 400 orang untuk bersama-sama mengawali Perkemahan Wirakarya DIY 2025. (cst)



























