YOGYAKARTA — Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam hal ini diwakili oleh 22 penggalang dari Gugus Depan Pangkalan SMP Negeri 10 Yogyakarta mengikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Jumat, 19 Desember 2025.
Tentu saja, mengikuti upacara peringatan ini bagi seorang anggota Pramuka adalah wujud nyata dari pengamalan Satya dan Darma Pramuka.
Ikut serta dalam upacara Hari Bela Negara adalah cara anggota Pramuka mengasah jiwa patriotisme. Ini adalah momen untuk menanamkan kesadaran bahwa kedaulatan bangsa bukan hanya tanggung jawab TNI/Polri, melainkan setiap warga negara, termasuk kaum muda.
Keterlibatan Pramuka dalam upacara Hari Bela Negara adalah penegasan bahwa setiap anggota Pramuka adalah kader pemimpin bangsa yang siap pasang badan demi keutuhan NKRI, dimulai dari kedisiplinan di lapangan upacara hingga pengabdian di tengah masyarakat.

Upacara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah DIY ini mengusung tema Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, diikuti oleh kurang lebih 600 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pramuka, pelajar, mahasiswa, serta komponen masyarakat.
Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kak Gede Ngurah Sriada, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY. Dalam kesempatan tersebut, Kajati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia dalam peringatan Hari Bela Negara tahun 2025.
“Peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, kesiapsiagaan, dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik ancaman geopolitik, disrupsi teknologi, maupun bencana alam,” ujar Kajati DIY membacakan amanat presiden.

Presiden dalam amanatnya tersebut juga menyinggung peran historis Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan Republik Indonesia.
“Semangat bela negara yang diwariskan para pendahulu bangsa tersebut harus terus diaktualisasikan,” tegas Presiden sebagaimana dibacakan Kajati DIY.
Upacara yang berlangsung khidmat dan tertib ini juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, perwakilan Korem 072/Pamungkas, Badan Intelejen Negara DIY, perwakilan Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Polda DIY, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. (cst)



























