BANTUL — Cuaca ekstrim yang terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 di Daerah Istimewa Yogyakarta berdampak di beberapa titik, seperti halnya di wilayah Imogiri, Bantul.
Dari kondisi tersebut, Sekretariat dan Joglo Kampung Pramuka Among Budoyo Wukirsari, Bantul terkena imbas dari meluapnya Kali Celeng dan meninggalkan kotoran berupa lumpur.
Pada Sabtu, 29 Maret 2025 pagi beberapa unsur terlibat dalam gotong royong membersihkan lumpur di lingkungan sekretariat dan Joglo Kampung Pramuka Among Budoyo Wukirsari.

Nampak satu unit mobil tangki air dari PMI dan Damkar Bantul terparkir di depan sekretariat dan beberapa orang sedang menyemprotkan air ke area setempat dan membersihkannya dengan sapu dan juga alat pembersih lainnya.
“Alhamdulillah teman-teman, sudah terkondisikan dibantu temen-temen dari PMI, Damkar, Linmas, dan relawan lainnya,” ujar Kak Haryanto dan Simbah Syafei, tim Scouts Emergency Response Indonesia.
Sementara itu, Kak Bambang Sasongko (Kokok), Ketua Pusat Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Pusdimas PP Kwarda DIY) menerima laporan situasi terkini dari gotong royong tersebut.
Kak Kokok yang juga merupakan Ketua Scouts Emergency Response Indonesia menyampaikan bahwa beberapa unsur yang terlibat dalam aksi pagi ini terdiri dari pengelola Kampung Pramuka, Pramuka Peduli Bantul, Scout Emergency Response Indonesia, Koramil Imogiri, PMI, dan Relawan Desa Wukirsari. (cst)



























