SLEMAN – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Seyegan melalui Dewan Kerja Ranting (DKR) Seyegan sukses menyelenggarakan kegiatan Barata Natasiro XXIII pada Kamis–Jumat, 26–27 Juni 2025.
Kegiatan tahunan ini diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega Se-Kapanewon Seyegan dari 3 Gugus depan SMA N 1 Seyegan, SMK 17 Seyegan dan Ma’arif 1 Sleman sebagai bentuk perwujudan semangat kebersamaan, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai kepramukaan.
Peserta hadir dan melakukan proses registrasi kemudian mengikuti upacara pembukaan secara resmi digelar di halaman Kapanewon Seyegan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Seyegan Kak Agung Endarta, S.Sos, M.Si, serta dihadiri oleh Sekretaris Kwartir Cabang Sleman, dan jajaran pengurus Kwarcab.

Selain itu, nampak hadir pula dari perwakilan Kapanewon, Danramil Seyegan, Kanit Binmas Polsek Seyegan, Unsur Dinas Pertanian dan Perikanan Seyegan, Pengurus Kwarran Seyegan, Ketua Dkc Sleman, Ketua Dewan saka Se-Kwarran Seyegan.
Setelah pelepasan peserta, mereka memulai pengembaraan malam yang menjadi inti kegiatan Barata Natasiro. Dengan rute yang telah ditentukan, peserta menjelajahi beberapa pos, dimulai dari Pos 1 di SMKN 1 Seyegan.
Di sana, peserta beristirahat dan menunaikan ibadah Maghrib dan Isya sebelum mengikuti giat Lomba CCP (Cerita Cipta Pramuka), lomba seni pahat dan wayang suket.
Perjalanan berlanjut menuju Pos 2 di Masjid Al Hidayah, di mana peserta menampilkan kreativitas mereka dalam kegiatan Fashion Show dan Barisan Fantasi. Penilaian tidak hanya mencakup kekompakan tetapi juga inovasi penampilan yang mencerminkan semangat generasi muda Pramuka.
Menjelang tengah malam, peserta tiba di Pos 3 di Makam Pahlawan Dr Wahidin Soediro Husodo yang menjadi tempat tujuan utama yang penuh refleksi.
Para peserta menerima materi Sejarah Barata Notosiro yang disampaikan oleh Kak Basuki, serta renungan akhir tahun 1446 H dan penyambutan tahun baru 1447 H dipandu oleh Kak Suradal. Kegiatan ini memberi ruang kontemplatif bagi peserta untuk mengevaluasi diri dan menumbuhkan kedewasaan spiritual.
Dini hari, peserta melanjutkan perjalanan menuju Kapanewon Seyegan, dan melaksanakan ibadah Subuh berjamaah di Masjid As Sa’adah, menutup malam penuh makna dengan ketenangan ibadah.
Keesokan harinya, peserta melaksanakan perjalanan terakhir dan bersiap untuk upacara penutupan kegiatan yang digelar pukul 07.00 WIB ditutup secara langsung oleh Kak Subandoko, S.H. selaku Andalan Ranting Urusan Saka.

Dalam amanatnya, Kak Subandoko menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta dan sangga kerja atas peran serta dan dedikasi dalam kegiatan Barata Natasiro Ke XIII Tahun 2025 sehingga berjalan lancar aman dan tertib.
Dalam suasana haru dan bangga, kegiatan Barata Natasiro XIII ditutup dengan harapan agar para peserta mampu membawa pulang nilai-nilai positif, menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, tangguh, serta siap berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kedisiplinan, semangat persaudaraan, serta memperkuat karakter kepemimpinan, menjadikan Barata Natasiro XIII tidak sekadar pengembaraan, melainkan perjalanan pembentukan karakter sejati seorang Pramuka dan Gugus depan SMA N 1 Seyegan meraih Juara Umum.



























