YOGYAKARTA – Masa bakti Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega tingkat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DKD DIY) berakhir tahun ini.
Menutup masa bakti, DKD DIY menyelenggarakan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitra) XIII tahun 2025.
Kegiatan diselenggarakan secara online dan offline pada tanggal 27 dan 28 September 2025 yang bertempat di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) DIY.
Pada hari pertama, kegiatan Musppanitra DIY 2025 diawali dengan upacara pembukaan secara daring yang dihadiri oleh Anggota DKD DIY, Perwakilan Dewan Kerja Cabang se-DIY, Tim Peninjau, Pimpinan, serta Andalan Daerah DIY.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Kwarda DIY Kak GKR Mangkubumi. Dalam sambutannya, Kak GKR Mangkubumi menyampaikan terima kasih kepada DKD masa bakti 2020-2025.
“Semoga DKD periode berikutnya agar bisa menjadi DKD yang lebih kreatif dan lebih baik lagi, ” ujarnya.
Pihaknya juga berpesan bahwa, boleh purna, tetapi tetap mendampingi adik-adiknya nanti, seraya menyampaikan selamat Musppanitra.
Selesai agenda pembukaan, dilanjutkan dengan Sidang Pendahuluan, Sidang pleno I dan sampai Sidang pleno II dengan penyampaian mengenai Laporan Program kerja dan evaluasi masa bakti 2020-2025, serta penyampaian rencana sasaran dan strategis pembinaan pramuka penegak dan pramuka pandega tahun 2025-2030.
Agenda Musppanitra DIY tahun 2025 hari pertama ini diakhiri dengan penyampaian materi dari narasumber, yaitu Kak Alfian Nur Ardhi dari Dewan Kerja Nasional (DKN) secara Daring.
Dalam materi yang dipaparkan, Kak Alfian menyampaikan terkait program kerja DKN yang sudah terlaksana sejak 2024 dan yang akan dilaksanakan ke depannya.



























