Melanjutkan rangkaian agenda supervisi dan pembinaan korps pelatih di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Daerah (Kapusdiklatda) Kwarda DIY, Kak Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M., melaksanakan kunjungan kerja pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Setelah menghadiri kegiatan di Ngawen pada sore harinya, Kapusdiklatda melanjutkan agenda dengan menghadiri kegiatan Pitaran Pelatih Pusdiklatcab Gunungkidul yang diselenggarakan di Rumah Sepanjang, kawasan Pantai Sepanjang, Gunungkidul.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dimulai pukul 19.30 WIB hingga 21.00 WIB. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusdiklatcab Gunungkidul, Kak Dra. Hj. Iryan Swasini. Dalam sambutannya, Kak Iryan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapusdiklatda Kwarda DIY serta berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang penguatan kapasitas dan inovasi dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepramukaan di Gunungkidul.
Sebanyak 30 pelatih pembina pramuka mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Pada kesempatan tersebut, Kapusdiklatda menyampaikan materi bertajuk “Metode Pelatihan Berbasis Teknologi dan Psikologi.” Materi ini dipilih sebagai respons terhadap perkembangan generasi digital sekaligus pentingnya pendekatan humanis dalam proses pendidikan dan pelatihan kepramukaan.
Dalam pemaparannya, Kak Sugiyanto menegaskan bahwa pelatih pramuka masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan menarik. Namun demikian, penggunaan teknologi juga perlu diimbangi dengan pemahaman psikologi perkembangan peserta didik dan pendekatan andragogi agar proses pelatihan dapat berjalan lebih optimal.
“Teknologi adalah alat untuk mempermudah, tetapi pendekatan psikologi adalah kunci untuk menyentuh hati dan membentuk karakter. Seorang pelatih yang hebat harus mampu memadukan keduanya, sehingga materi diklat yang berat sekalipun dapat diterima dengan bahagia dan bermakna oleh peserta kursus,” jelas Kak Sugiyanto.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab mengenai berbagai tantangan yang dihadapi para pelatih di lapangan. Melalui forum pitaran ini, Pusdiklatcab Gunungkidul berkomitmen untuk terus mencetak pelatih pembina pramuka yang adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, serta memiliki kepekaan terhadap aspek psikologis peserta didik demi kemajuan Gerakan Pramuka. (delta_04/LA)



























