Sidang Paripurna Nasional Tahun 2026 resmi ditutup melalui Upacara Penutupan Sidang Paripurna Nasional 2026. Penutupan kegiatan dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Bachtiar Utomo, Mayjen TNI (Purn), sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian sidang nasional tersebut.
Selama dua hari pelaksanaan, Sidang Paripurna Nasional 2026 berjalan dengan lancar dan penuh dinamika musyawarah. Forum ini menjadi wadah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega sepanjang tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan, langkah strategis, serta rencana kerja Dewan Kerja Nasional untuk tahun 2026 dan 2027 mendatang.
Berbagai keputusan berhasil disepakati sebagai upaya memperkuat peran Dewan Kerja dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan generasi muda. Beberapa kegiatan nasional yang akan diselenggarakan oleh Dewan Kerja Nasional antara lain Pelatihan Kewirausahaan Berkelanjutan, Business Plan Competition, Perkemahan Wirakarya Nasional (Regional), Perkemahan Dewan Kerja, partisipasi dalam JOTA–JOTI 2026, serta Pelatihan Bersertifikasi Standar Nasional.
Seluruh hasil dan keputusan Sidang Paripurna Nasional 2026 ini selanjutnya akan disampaikan secara resmi oleh Dewan Kerja Nasional dalam Rapat Kerja Nasional yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Forum tersebut menjadi tahapan lanjutan untuk menetapkan usulan kegiatan nasional yang telah disepakati oleh Dewan Kerja se-Indonesia agar dapat diimplementasikan secara terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di seluruh Indonesia.
Melalui Sidang Paripurna Nasional ini, Gerakan Pramuka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi, sekaligus menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Kegiatan Sidang Paripurna Nasional 2026 sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals/SDGs, khususnya SDG 4 melalui penguatan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega sebagai wahana pendidikan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Selain itu, keputusan strategis terkait pelatihan kewirausahaan berkelanjutan dan pelatihan bersertifikasi nasional mendukung SDG 8.(Kak Brillan/LA)



























