KULON PROGO — Kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) implementasi Modul untuk Pembina Pramuka/Fasilitator Pendidikan Adaptasi Perubahan Iklim (Modul API) Tim Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) hari ini, Selasa, 9 Desember 2025 berlanjut ke gugus depan pangkalan SMP Negeri 2 Temon, Kulon Progo.
Rombongan diterima oleh Ketua Gugus Depan, Kak Prapto didampingi Pembina Pramuka, Kak Riyadi Saleh dan Kak Sri Bekti Utami. Hadir pula 9 orang Pramuka Penggalang yang memperoleh materi yang ada di Modul API.
Kak Riyadi Saleh dan Kak Sri Bekti Utami sebagai Pembina Pramuka yang mengimplementasikan Modul API memilih tema Ekosistem dan Lingkungan.
Kak Riyadi Saleh memaparkan kegiatan Implementasi Modul API yang telah dilaksanakan bersama para Pramuka Penggalang terpilih.
Dalam praktik Modul API, para Pramuka Penggalang memanfaatkan barang bekas berupa galon air mineral yang dikreasikan sebagai tempat untuk menanam tanaman (pot).
Tim Monev Kwarda DIY juga berinteraksi dan berdialog dengan para Pramuka Penggalang untuk menggali sejauh mana pengetahuan mereka terhadap materi yang disampaikan oleh Kak Riyadi Saleh dan Kak Sri Bekti Utami.
Selain itu, Pembina Pramuka juga memberikan masukan dan saran terhadap Modul API terkait dengan bahasa yang digunakan agar lebih mudah dimengerti oleh golongan Pramuka Penggalang.
Kunjungan berakhir dengan foto bersama dan melihat hasil kreasi barang bekas berupa tempat menanam tanaman. Tim Monev Kwarda DIY akan melanjutkan kunjungan besok di wilayah Gunungkidul bertempat di SMP Negeri 2 Playen dan SMK Negeri 3 Wonosari.



























