BANTUL — Manajemen kegiatan Perjalanan Tanggap Pahlawan Perwira Swadaya (Pertapa Wiradaya) XXXVII tahun 2025 dikelola secara digital menggunakan sistem khusus.
Sistem yang disiapkan untuk pengelolaan Pertapa Wiradaya ini dimulai dari pendaftaran peserta, pendataan panitia, pengelompokan peserta per kegiatan, manajemen kegiatan, serta evaluasi dan juga aduan.
Dewan Kerja Cabang Bantul sebagai penyelenggara bersinergi dengan Pusat Pengembangan Jurnalistik dan Sistem Informasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (PusbangJusinfo Kwarda DIY) dalam mempersiapkan sistem khusus ini.
Sistem ini bisa memantau setiap progres dari kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta, termasuk kondisi peserta di lapangan apakah ada yang sakit atau mengalami insiden. Semua direkam dalam satu sistem terintegrasi yang dapat diakses oleh panitia/Sangga Kerja.
Pertapa Wiradaya XXXVII merupakan kegiatan tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bantul. Tahun ini, Pertapa Wiradaya yang ke-37 ini mengusung tema Emut Marang Sejarah, Tumandang Bangun Nagari, dengan slogan Satu Langkah, Satu Jiwa, Satu Pramuka.
Terdapat 4 jenis kegiatan yang disiapkan dalam Pertapa Wiradaya XXXVII tahun 2025 ini, yaitu Giat Umum, Giat Prestasi, Giat Jurnalistik, dan Giat Pengembaraan. Kesemuanya dikemas dalam perlombaan, penjelajahan, survival, penugasan, ceramah, serta diskusi.
Melalui sistem yang disiapkan, seluruh pihak yang terlibat dalam Pertapa Wiradaya XXXVII dapat memberikan penilaian dari setiap kegiatan yang dilaksanakan secara langsung, memberikan masukan, kritik, serta saran. Sehingga evaluasi bisa dilakukan dengan lebih optimal.
Meskipun belum diintegrasikan dengan sistem penilaian setiap kegiatan, namun secara administratif, sistem ini mampu menciptakan nuansa berbeda dari pelaksanaan-pelaksanaan sebelumnya. Selain itu, dari sistem ini juga bisa diterbitkan secara langsung piagam kejuaraan dan piagam keikutsertaan. (cst)



























