YOGYAKARTA — Puluhan pramuka penegak dari berbagai pangkalan mengikuti Jamboree On The Air – Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY).
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Aula Kwarda DIY, Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari Yogyakarta, dihadiri oleh Kak Arifin Budiharjo, Wakil Ketua Kwarda Bidang Pembinaan Anggota Muda dan perwakilan dari ORARI Daerah.
Dikelola oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega tingkat Daerah (DKD) DIY tersebut, kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta dari beberapa pangkalan yang tersebar di Kwarda DIY.
Kak Arifin Budiharjo dalam sambutannya menegaskan bahwa JOTA-JOTI merupakan salah satu kegiatan yang menghubungkan pramuka satu dengan lainnya di Indonesia dan dunia.
Pihaknya berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, bisa menceritakan tentang DIY dan pramukanya kepada para peserta JOTA-JOTI daerah lain.
“Ikuti juga tata cara yang telah dibuat dalam ber-JOTA dan JOTI,” tegasnya.
JOTA-JOTI 2025 Kwarda DIY ini akan berlangsung selama tiga hari, 17, 18, dan 19 Oktober 2025 sesuai jadwal dari global team World Organization of the Scout Movement.
Selama tiga hari, para peserta di hari pertama akan dibekali tentang materi JOTA dan JOTI. Kemudian akan melaksanakan praktik aktivitas JOTA serta JOTI pada hari kedua. Kemudian di hari ketiga ada Focus Group Discussion.
Diharapkan melalui kegiatan digital terbesar di dunia ini, para peserta dapat memahami arti penting JOTA-JOTI dan mendapatkan pengalaman dari berbagai aktivitas yang bisa dilakukan baik melalui radio maupun internet. (nar/cst)



























