YOGYAKARTA — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menerima kunjungan dari Scout Laics New Caledonia, Kamis (25/07/2019).
Selain sebagai sebuah agenda silaturrahim, kunjungan ini juga dalam rangka menyampaikan informasi terkait akan adanya kegiatan di New Caledonia pada bulan Oktober 2019 dan yang paling utama adalah melakukan survey lokasi-lokasi untuk persiapan kegiatan kunjungan akbar pada Januari 2020 mendatang.
Didampingi oleh tim dari Kwarda DIY, Catherine Daverat perwakilan Pembina Pramuka SLNC bersama dengan Ketua SLNC Michel Reverce melakukan survey di beberpa lokasi di Yogyakarta ini di antaranya, Nglanggeran Camping Ground dan Pinus Pengger di hari pertama.

Hari kedua, Jumat (26/07/2019) dilakukan pertemuan dengan Kak Edy di Dinas Pariwisata dan Olahraga Kota Yogyakarta untuk membahas detail terkait misi Oktober 2019 di New Caledonia dan kegiatan Januari 2020 dilanjutkan malam harinya melakukan kunjungan di Pramuka Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sabtu, 27 Juli 2019, tim SNLC diajak untuk mengunjungi training pramuka dalam Deteksi Dini Katarak di RS Queen Latifa dilanjutkan dengan survey Desa Wisata Brayut di Sleman. Di hari yang sama ini, Tim SNLC juga diajak mengunjungi kegiatan yang melibatkan pramuka di Yogyakarta yaitu Ekspedisi Destana Tangguh 2019.
Hari Minggu, 28 Juli 2019, agenda mengunjungi lokasi-lokasi wisata di Yogyakarta sebagai tempat-tempat yang akan dikunjungi pada kegiatan Januari 2020, di antaranya, Benteng Vrederburg, Museum Sonobudoyo, Masjid Gede Kauman, Tamansari, dan Plengkung Gading.
Di hari Senin, 29 Juli 2019, tim SNLC direncanakan mengunjungi makam Imogiri, Mangunan Camping Ground, Giriloyo Wukirsari (MoP project), dan dinner bersama dengan perwakilan Kwarda DIY yang akan berangkat ke New Caledonia, Oktober 2019 nanti.
Museum Merapi, Museum Ullen Sentalu, Telaga Putri, Taman Kaliurang, Lost World Castle, Prambanan, dan Tebing Breksi menjadi lokasi survey di hari Selasa, 30 Juli 2019, dirangkai dengan survey ke masjid dan makam raja-raja Mataram di Kotagede di hari terakhir, Rabu (31/07/2019) dilanjutkan keberangkatan ke Denpasar. (cst)


























