YOGYAKARTA — Festival Pramuka Jogja 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari pada Sabtu, 30 Agustus 2025 tidak hanya menghadirkan kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi ajang promosi produk lokal melalui stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ratusan peserta dan pengunjung festival tampak antusias mengunjungi deretan stan UMKM yang berjajar rapi di area perkemahan. Berbagai produk mulai dari kuliner, minuman segar, hingga kebutuhan harian ditawarkan oleh pelaku usaha lokal.
Beberapa UMKM yang hadir antara lain Koperasi Pandu, Kuliner Kita, Nona Manise, Isna Dwi RS, Violetta Food, RSY FNB, Jerook Moorni, Yukitako, Ayam Geprek Sarjana, Taiyaki Bungeoppang, Yogumita, Odeng by Bobakarta, hingga Warung Ajudan didukung oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setiap stan menampilkan ciri khas masing-masing. Misalnya, Ayam Geprek Sarjana dengan menu pedasnya yang populer di kalangan pelajar, Taiyaki Bungeoppang yang menghadirkan kue ikan ala Korea, hingga Jerook Moorni yang menawarkan minuman segar berbahan dasar jeruk.

Tidak ketinggalan juga ada Yogumita dan Odeng by Bobakarta yang menyajikan cita rasa khas Korea dan Jepang yang digemari anak muda.
Sementara itu, Koperasi Pandu dan Dana Usaha PDT ke-54 memamerkan produk-produk hasil usaha anggota pramuka, sebagai wujud kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa gerakan pramuka tidak hanya mendidik dalam bidang kepemimpinan dan keterampilan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi.
Keberadaan stan UMKM ini diharapkan dapat memberikan ruang promosi sekaligus mendukung perekonomian lokal. Festival ini tidak hanya sebagai pertemuan pramuka, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Festival Pramuka Jogja 2025 sendiri diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kwartir di DIY dan sekitarnya. Selain pameran UMKM, acara ini juga diramaikan dengan pentas seni, lomba kepramukaan, hingga workshop kewirausahaan.



























