SLEMAN — Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Moyudan menyelenggarakan Apel Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Lapangan Sumberarum, Moyudan, Sleman.
Apel ini menjadi penanda eksistensi Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa tangguh, disiplin, dan berbakti pada bangsa. Sedikitnya 22 gugus depan yang berada di wilayah Kwarran Moyudan terdiri dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK mengikuti apel ini.
Mengusung tema Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa yang merupakan sebuah tekad dan komitmen bersama untuk terus dapat memperkuat jati diri Gerakan Pramuka sebagai insan Pancasila yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Panewu Kapanewon Moyudan, Kak Agung Dwi Maryoto, S.H., M.Si., yang bertindak sebagai Pembina Apel dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk karakter anak bangsa melalui Kolaborasi menuju ketahanan bangsa.
Sebagaimana disampaikan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kolaborasi untuk membangun ketahanan bangsa ini menegaskan bahwa Gerakan Pramuka pada kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.

Yaitu tantangan dari segi sosial, ekonomi, maupun lingkungan, mencerminkan peran Pramuka sebagai agen perubahan positif dan pilar kekuatan bangsa.
“Kami selaku ketua majelis pembimbing ranting (Kamabiran) di kapanewon moyudan sangat mendukung tema tersebut demi terwujudnya cita-cita pramuka,” ujar Kak Agung.
Dalam kesempatan ini, nampak hadir jajaran Musyawarah Pimpinan Kapanewon (Muspika) Moyudan beserta tamu undangan lainnya yang turut memeriahkan peringatan Hari Pramuka ke-64.
Sementara itu Kak Nurrohmawati, S.Pd selaku Ketua Kwarran Moyudan berpesan bahwa momen Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa Gerakan Pramuka menjadi garda terdepan dalam mencetak pemimpin masa depan bangsa.
Kami mewakili Kwarran Moyudan siap berkolaborasi dan bersinergi dengan beberapa pihak demi terwujudnya ketahanan bangsa yang seutuhnya,” pungkasnya.



























