GUNUNGKIDUL — Perkemahan Lomba Galang Pramuka Penggalang Madrasah Ibtidaiyah (MI) tahun 2025 yang diselenggarakan atas kerja sama antara Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Gunungkidul dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Gunungkidul berlangsung meriah.
Sebagaimana informasi dari panitia, sebanyak 35 regu putra dan 41 regu putri dengan total 448 peserta mengikuti berbagai giat prestasi (GP) di hari pertama.
Dalam perkemahan tersebut, dilaksanakan kegiatan bidang Mental Spiritual dan Pengamalan Nilai-nilai Pancasila serta Adat Istiadat Bangsa, bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, bidang Keterampilan Kepramukaan, bidang Manajerial dan Keterampilan Hidup, serta bidang Seni dan Budaya.
Bidang Keterampilan Kepramukaan diantaranya GP Simpul Ikatan Jerat, GP Semaphore, dan GP Bivak. Setelah upacara pembukaan, mulai pukul 10.30 WIB, peserta mengikuti GP Simpul Ikatan Jerat.

GP ini diikuti oleh 4 orang perwakilan peserta dari setiap regu. Peserta mendapatkan tantangan untuk membuat tiang bendera menggunakan 5 sampai 8 tongkat Pramuka.
Sebelumnya, peserta diminta untuk menggambarkan desain tiang bendera yang akan dibuat. Setelahnya, peserta berpacu untuk mendirikan tiang benderanya.
Peserta dari regu putra mendirikan tiang bendera di lapangan area bawah dan peserta dari regu putri menggunakan lapangan area atas. Para juri memantau proses pembuatan dan melakukan penilaian.
Sore harinya, peserta melanjutkan kegiatan dengan mengikuti GP Semaphore dan GP Bivak yang dilaksanakan bersamaan. GP Semaphore diikuti oleh 1 orang utusan regu, sementara GP Bivak diikuti oleh 2 orang setiap regu.
Selama 45 menit, peserta harus menyelesaikan pembuatan bivak. Bivak tersebut dibuat dengan selembar jas hujan/ponco dan 2 sampai 3 tongkat. Sementara peserta GP Semaphore berkompetisi menyelesaikan tantangan menerima pesan.



























