SLEMAN — Malam yang hangat dan penuh semangat menyelimuti Kampung Pramuka Sangurejo saat seluruh calon anggota Saka Wirausaha berkumpul dalam kegiatan Pentas Seni dan Upacara Api Unggun, yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara api unggun yang khidmat dan penuh makna. Api unggun, sebagai simbol semangat, kehangatan, dan persatuan dalam gerakan Pramuka, menjadi pusat perhatian malam itu. Kehadirannya menciptakan suasana akrab yang menyatukan seluruh peserta, panitia, dan pembina dalam satu lingkaran kebersamaan.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan bakat dan kreativitas dari setiap kelompok peserta. Kelompok pertama bernama Hijau Lumut, kedua bernama ubur ubur velocity, dan kelompok ketiga bernama kepiting capit capit aww. Dengan menampilkan penampilan yang menakjubkan dan menghibur.
Pentas seni ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas di antara para anggota. Seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan saling mendukung dan menghargai satu sama lain.
Suasana malam itu menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun jiwa kepemimpinan dan kekompakan dalam Saka Wirausaha.
Melalui kegiatan ini, para calon anggota tak hanya belajar tentang makna simbolis api unggun, tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai persaudaraan dan semangat berkarya bersama. Sebuah malam yang akan dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan mereka dalam dunia kepramukaan.



























