YOGYAKARTA — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bappeda DIY) menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pramuka DIY tahun 2025.
Dalam agenda yang digelar di Aula Kaca, Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Yogyakarta, pada Sabtu, 1 Januari 2025, Bappeda DIY yang diwakili oleh Kak Doddy Bagus Jatmiko dari Bidang Sosial Budaya menyampaikan Kebijakan Pemerintah DIY dalam Menguatkan Peran Gerakan Pramuka Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.
Kak Doddy mengawali paparannya dengan menyampaikan secara rinci apa yang dimaksud dengan Asta Cita dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta apa saja unsur atau komponennya.
Pihaknya juga menjelaskan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DIY tahun 2025-2045 yang meliputi catatan dari evaluasi RPJPD DIY 2005-2025, serta Permasalahan pembangunan daerah merujuk pada berbagai tantangan yang dihadapi untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam paparannya, Kak Doddy juga menyebutkan 17 isu strategis daerah didasarkan pada gambaran kondisi Daerah dan permasalahan Daerah yang ada.
“Isu strategis Daerah, dirumuskan untuk mendapatkan gambaran dinamika lingkungan eksternal baik skala regional, nasional, maupun internasional yang berpotensi memberi dampak terhadap Daerah dalam kurun waktu pembangunan jangka panjang,” terangnya.
Adapun ke-17 isu strategis tersebut adalah Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat; Pemenuhan Layanan Dasar yang Berkualitas dan Inklusif; Peningkatan Kapasitas SDM, Pelestarian dan Pengelolaan Budaya; Transformasi Ekonomi; Penguatan Ketahanan Pangan; Mobilitas Berkelanjutan (Sustainable Mobility).
Penyediaan Infrastruktur Dasar untuk Mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan; Kualitas Lingkungan Hidup; Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim; Kesesuaian Pemanfaatan Ruang; Tata Kelola Pertanahan; Penguatan Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Kualitas Layanan Publik; Penguatan Kapasitas Fiskal.
Penciptaan Alternatif Pembiayaan Pembangunan yang Kreatif; Pendalaman Penghayatan Demokrasi dan Partisipasi Warga yang Bermakna; Penguatan Reseliensi dan Manajemen Bencana, serta Pembangunan Berkelanjutan dalam Menghadapi Tantangan Lingkungan.
Lebih lanjut Kak Doddy juga memaparkan secara rinci terkait dengan Keselarasan Sasaran Visi Jangka Panjang DIY, Misi RPJPD DIY 2025-2045, Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang DIY 2025-2045; dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY 2022-2027.
Disebutkan kenapa perlu adanya sinergi pentahelix, di mana pramuka ada di dalamnya, yatu untuk keberhasilan pembangunan daerah menentukan keberhasilan pembangunan nasional. Membahas dan menyelesaikan permasalahan bersama, serta membangun partisipasi aktor di luar pemerintah (masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media).
Lebih rinci, Kak Doddy menyebutkan bahwa Gerakan Pramuka dapat berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter dan kepemimpinan; pelatihan kewirausahaan dan ekonomi kreatif; konservasi lingkungan dan ketahanan bencana; mendorong pembangunan desa melalui program bakti sosial; serta penguatan literasi digital dan teknologi.
“Dengan sinergi antara Pemda DIY dan Gerakan Pramuka, capaian Asta Cita dapat lebih optimal,” tegas Kak Doddy.
Selain itu, Kak Doddy juga menyinggung bahwa Gerakan Pramuka dapat mendorong percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs_, terutama Tujuan 4 – Pendidikan Berkualitas: Pendidikan sepanjang hayat, kewarganegaraan global, dan pembangunan berkelanjutan. dan Tujuan 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat: Mewujudkan masyarakat yang damai dan inklusif.
“Gerakan Pramuka berperan aktif dalam membangun generasi muda yang berkarakter, peduli lingkungan, dan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.
Di akhir paparannya, Kak Doddy sampaikan kesimpulan dan rekomendasi bahwa Gerakan Pramuka dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan DIY dan mendukung Asta Cita, sehingga kolaborasi dengan Gerakan Pramuka perlu ditingkatkan dalam berbagai sektor pembangunan. (cst)


























