YOGYAKARTA — Perjalanan penuh petualangan dimulai Kak M. Pasha Ramadhan Aditasyah Adnan dari pangkalan SMP N 5 Yogyakarta. Ia berkesempatan mendampingi Pramuka Kaledonia Baru yang tengah melakukan kunjungan di Yogyakarta.
Tepatnya pada Senin, 27 Januari 2024, meskipun cuaca hujan dan lalu lintas macet sempat menghambat perjalanan, rombongan tiba di Silver Galery Craft sekitar pukul 09.00. Setibanya di sana, rombongan kemudian mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang sejarah seni logam di Yogyakarta.
Dengan antusias, baik Pramuka Kaledonia Baru dan juga dari Yogyakarta menyaksikan langsung proses pembuatan perhiasan dari logam yang begitu detail dan menawan. Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba membuat bros logam dengan bentuk wosm, yang menjadi pengalaman yang sangat berharga.
“Aktivitas ini berlangsung hingga pukul 11.00, setelah itu turun ke galeri untuk berbelanja berbagai karya seni logam yang ditawarkan,” ujar Kak Rama, demikian ia akrab disapa.
Setelah berbelanja, Kak Rama dan rombongan melanjutkan perjalanan dengan menyeberang jalan menuju ke “Omah Dhuwur”, tempat mereka makan siang bersama.
Makan siang di tempat ini terasa sangat menyenangkan, mengingat suasana yang nyaman dan hangat di tengah hujan yang masih turun. Petualangan pun berlanjut menuju daerah Gunungkidul.
Dalam perjalanan, rombongan dengan menggunakan bus melewati kawasan Bukit Bintang yang indah, terutama karena cuaca yang mendukung, memberikan pemandangan yang menakjubkan sepanjang perjalanan.
“Kamipun sampai di Gunung Api Purba Nglanggeran. Di sana kami dipandu untuk mendaki gunung dengan puncak setinggi 700 mdpl,” ujar Kak Rama.
Kak Rama menyampaikan bahwa sepanjang jalur pendakian banyak lokasi yang bagus untuk berswafoto. Sayangnya, cuaca yang mulai hujan memaksa untuk menghentikan pendakian sebelum mencapai puncak.
Proses turun dari gunung menjadi lebih menantang, karena jalanan yang curam dan licin, dan beberapa peserta sempat terpeleset. Namun, semua itu tetap menjadi pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.
Setelah turun dari bukit, perjalanan dilanjutkan menuju Griya Coklat. Di sini, semua diberikan kesempatan untuk mencicipi berbagai produk coklat yang ditawarkan.
Beberapa Pramuka Kaledonia Baru nampak membeli coklat yang menarik perhatian. Sebelum berpamitan, Michel, Ketua Asosiasi Scouts de Nouvelle Caledonie membagikan souvenir berupa badge Scouts de Nouvelle Caledonie kepada kakak-kakak dari Pramuka Gunungkidul yang telah mendampingi.
Sebagai penutup kunjungan di hari Senin itu, perjalanan berakhir di Pakuwon Mall sekitar pukul 18.00 WIB. Pengalaman sepanjang hari ini mempererat tali persaudaraan dan menambah kenangan indah dalam perjalanan pramuka mereka di Yogyakarta.


























