YOGYAKARTA – Kak Sunar Wibawa, S.E. selaku pemateri dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memberikan materi Manajemen Dapur Umum kepada peserta Pelatihan Integrasi Ppemberdayaan Saka Bakti Husada dan Pramuka Peduli DIY, Minggu (11/09/2022).
Pelatihan yang disajikan berbasis Rescue Method untuk peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Erupsi Merapi tersebut diikuti oleh anggota Saka Bakti Husada dan Pramuka Peduli perwakilan Kwartir Cabang se-Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), dan anggota DKD DIY.
Kak Sunar memberikan paparan mengenai pengelolaan dapur umum dimulai dari persiapan, saat pelaksanaan, dan pendistribusian. Pihaknya juga menceritakan mengenai pengalamannya dalam kerelawanan di dapur umum saat bencana.
“Dalam manajemen dapur umum terdapat kriteria pembeda kepada penyintas, yaitu makanan untuk bayi/balita, dewasa, dan lansia,” terangnya.
Sehingga, lanjut Kak Sunar, diperlukan makanan yang berbeda untuk kriteria-kriteria tersebut, karena tidak memungkinkan memberikan makanan untuk dewasa kepada balita, begitu pula lansia, dan sebaliknya.
Dengan adanya pembekalan materi ini diharapkan peserta dapat memahami mengenai manajemen pengelolaan dapur umum dan pengelolaan makanan sebelum disampaikan atau di distribusikan kepada penyintas yang berada di Posko.
Diketahui pelatihan yang merupakan program pengabdian masyarakat dari Kemendikbudristek tersebut diselenggarakan atas kerjasama Kwarda DIY dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat UMY dan menggandeng beberapa pemateri lainnya seperti, Kak Dr. drg. Laelia Dwi Anggraeni, Sp.KGA. dari unsur Kwarda DIY, dan Kak Dr. rer.nat. Djati Mardiatno dari Pusat Kebencanaan Universitas Gadjah Mada, dan Kak dr. M. Kurniawan, M.Sc. dari UMY.
_
Pewarta Istimewa : Kak Rifa’i



























