JAKARTA — Penyelenggaraan Jamboree on The Air (JOTA) dan Jamboree on The Internet (JOTI) tahun 2020 ditutup secara resmi oleh Kak Supriyadi, Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Minggu (18/10/2020).
Dalam amanatnya, Kak Supriyadi membacakan sambutan dari Ketua Kwarnas Kak Budi Waseso yang berhalangan hadir dalam penutupan JOTA-JOTI 2020 tingkat nasional di Cibubur.
Secara resmi JOTA-JOTI ditutup dan akan diselenggarakan kembali pada tahun depan di bulan Oktober 2021 sebagai kegiatan pramuka digital terbesar di dunia.
Diketahui bahwa di Indonesia, tahun ini merupakan penyelenggaraan JOTA ke-83 dan JOTI ke-41 yang mengusung tema Gerakan Pramuka sebagai Pelopor Kedisiplinan dan Kepedulian Nasional di Masa Pandemi COVID-19.
Sebelumnya, disampaikan oleh Kak Selvya Irianti selaku Ketua Panitia penyelenggaraan JOTA-JOTI nasional tahun 2020 bahwa kegiatan selama 3 hari di Stasiun Induk dan Stasiun yang tersebar di seluruh Indonesia berjalan lancar meskipun dalam kondisi terbatas di situasi pandemi COVID-19.
“Kegiatan ini diikuti oleh 603 peserta secara online dan 30 peserta dari perwakilan Kwarda DKI, Kwarda Jawa Barat, dan Kwarda Banten,” ujar Kak Selvya.
JOTA-JOTI diikuti seluruh anggota pramuka di Indonesia melalui radio amatir, satelit LAPAN A2, webinar Safe from Harm, penanggulangan COVID-19, SDG’s, Digital Marketing, dan pengolahan sampah.
Kak Selvya juga menyampaikan terimakasih kepada Kwarnas, Kwarda se-Indonesia, dan semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berjalan lancar, serta memohon maaf apabila ada kekurangan dalam kegiatan yang dilaksanakan. (cst)


























