YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menerima audiensi tim Earth Hour Indonesia Jogja (EH Jogja) yang diwakili oleh Kak Addien Fikriansyah dan Kak Mahardini N.S., Rabu (18/03/2020).
Kunjungan audiensi ini diterima oleh Kak Bukhori selaku Kepala Badan Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana mewakili Kwarda DIY didampingi Kak Ika Prasetyo Dwiantoro (Kak Iped) selaku staf Humas Kwarda DIY.
Dalam kunjungan ini Kak Addien Fikri (Koordinator Switch Off) yang biasa disapa Kak Fikri menyampaikan bahwa kegiatan Earth Hour Indonesia Jogja (EH Jogja) melakukan penghematan energi dengan menyelenggarakan kegiatan kampanye global bertajuk “Switch Off Earth Hour 2020”, berupa pemadaman listrik selama 60 menit yang tanggal 28 Maret 2020 pada pukul 20.30 s.d. 21.30 WIB.
“Awalnya kegiatan ini akan melibatkan banyak elemen di antaranya Pramuka, para komunitas dan masyarakat, dengan titik kumpul di Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret. Namun karena adanya himbauan untuk tidak melibatkan orang atau massa dalam jumlah banyak, maka kegiatan ini diubah formatnya menjadi secara online,” ujar Kak Fikri.
Kegiatan ini akan ditayangkan melalui live streaming youtube Earth Hour Jogja, diawali dengan talkshow tentang Penghematan Energi dan Energi Terbarukan, kurang lebih 1 jam sebelum pemadaman listrik.
“Kami mengajak Pramuka dapat aktif dalam mengkampanyekan gerakan ini. Untuk memeriahkan kegiatan ini, diadakan video challenge berupa mematikan listrik dengan cara unik. Video yang ditayangkan menggambarkan situasi di mana sejumlah masyarakat bersama-sama mematikan listrik dengan cara unik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kak Fikri menjelaskan bahwa Video tersebut dapat diunggah melalui akun instagram, twitter, dan facebook dengan menyertakan hastag #IniAksiku #connect2earth #raiseyourvoicefornature yang ditautkan ke IG @earthhourjogja @ehindonesia, twitter @EHJogja @EHindonesia, dan FB Earth Hour Jogja.
“Pemadaman listrik ini ditargetkan ada di 100 titik tersebar di wilayah DIY, yang meliputi permukiman, kantor pemerintahan, hotel, mall dan jalan protokol,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Kak Bukhori menyambut baik kegiatan yang akan diselenggarakan dan mendukung gerakan yang akan dikampanyekan EH Jogja. Pihaknya juga berpesan agar kegiatan ini dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ikut menyukseskannya. (ipd/cst)



























