SLEMAN — Gerakan Pramuka Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan anjangsana dari Ambalan Alibasyah dan Ambalan Ratnaningsih MAN 1 Yogyakarta pada Rabu (29/07/2026). Kegiatan ini bertempat di Gedung PKSI Lantai 2 UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–15.00 WIB ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi, berbagi pengalaman, serta mempererat hubungan antarsatuan Pramuka melalui diskusi mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan anggota.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dewan Racana (KDR) Racana Sunan Kalijaga, Kak Dika Restu Nurhakim, S.Sos., D., yang menyampaikan harapannya agar kegiatan anjangsana ini mampu menjadi wadah bertukar pengalaman yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Semoga anjangsana kali ini bisa memenuhi ekspektasi kakak-kakak Ambalan Alibasyah dan Ambalan Ratnaningsih dalam bertukar pengalaman.” Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Dewan Ambalan (KDA) Ambalan Alibasyah, Muhammad Farih Al Faros, yang berharap seluruh pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat dipelajari serta diterapkan di pangkalan MAN 1 Yogyakarta. “Kami harap dapat mempelajari apa yang ada di Racana Sunan Kalijaga dan juga bisa kami terapkan nanti di MAN 1 Yogyakarta,” ujarnya.
Memasuki sesi inti, kegiatan diawali dengan perkenalan anggota Gerakan Pramuka Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari Ambalan Alibasyah dan Ambalan Ratnaningsih MAN 1 Yogyakarta. Setelah itu, masing-masing biro dari pihak MAN 1 Yogyakarta, meliputi Biro Latihan (Keprotokolan), Biro Kewirausahaan, dan Biro Media, turut memperkenalkan program kerja serta peran mereka dalam mendukung jalannya organisasi.
Selanjutnya, Kak Jinan memaparkan profil dan sistem keracanaan di Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang. Dalam pemaparannya dijelaskan struktur organisasi yang terdiri atas Dewan Racana beserta bidang-bidang seperti Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA), Rumah Tangga (RT), Hubungan Masyarakat (HM), Bina Satuan (Binsat), Usaha Dana (UD), dan Teknik Kepramukaan (Tekpram). Selain itu, diperkenalkan pula dua korps yang dimiliki Racana, yaitu Korps Instruktur dan Korps Protokol, di mana anggota Korps Instruktur ditandai dengan penggunaan Pin Wings sebagai identitas khusus.
Materi berikutnya disampaikan oleh sekretaris Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang yang membahas sistem kesekretariatan organisasi. Materi tersebut meliputi proses perencanaan administrasi, strategi pembaruan konten publikasi, tips publikasi kegiatan, serta pengenalan tujuh media sosial resmi yang dimiliki Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga sebagai sarana dokumentasi dan penyebaran informasi kegiatan.
Sesi selanjutnya diisi oleh bendahara Racana yang memaparkan sistem pengelolaan keuangan organisasi selama satu masa bakti. Pemaparan tersebut mencakup mekanisme penyusunan anggaran, pengelolaan administrasi keuangan, hingga strategi perencanaan pendanaan pada setiap kegiatan agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan secara efektif dan akuntabel.
Diskusi kemudian berlanjut pada berbagai isu organisasi yang menjadi perhatian peserta anjangsana, di antaranya strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota, pelaksanaan program-program unggulan, manajemen waktu dalam menjalankan organisasi, serta pengelolaan kegiatan berskala besar agar dapat terlaksana secara optimal. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di masing-masing satuan.
Rangkaian materi ditutup dengan penyampaian Tata Adat Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang yang membahas sejarah racana, makanan adat, serta pusaka adat yang menjadi bagian dari identitas organisasi. Pada sesi ini juga dibahas mekanisme pendisiplinan anggota, pelaksanaan tata adat dalam kehidupan organisasi, serta cara menyelesaikan berbagai persoalan, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Seluruh materi kemudian diperdalam melalui sesi tanya jawab antara pihak Racana dan Ambalan yang berlangsung interaktif.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti Forum Group Discussion (FGD) yang berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh antusiasme. Melalui diskusi kelompok tersebut, peserta dari kedua satuan saling bertukar ide, pengalaman, serta solusi terhadap berbagai tantangan dalam pengelolaan organisasi kepramukaan.
Kegiatan anjangsana antara Ambalan Ali Basya dan Ambalan Ratnaningsih MAN 1 Yogyakarta dengan Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang UIN Sunan Kalijaga berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan antarsatuan Pramuka sekaligus menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dapat mendorong lahirnya inovasi serta pengembangan organisasi kepramukaan yang lebih baik di masa mendatang.(Ahmad/LA)



























