GUNUNGKIDUL – Sebanyak 78 peserta yang terdiri dari Pramuka Penegak dan Penggalang dari berbagai gugus depan di Kabupaten Gunungkidul mengikuti Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gunungkidul.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17–19 Oktober 2025 dan dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Gunungkidul. JOTA-JOTI merupakan kegiatan rutin tahunan Pramuka yang memanfaatkan teknologi komunikasi radio amatir dan internet untuk mempererat persaudaraan antarpramuka di seluruh dunia.
Ketua Kwarcab Gunungkidul dalam hal ini di wakili oleh Kak Budi Cahyanta selaku Andalan Cabang Urusan (Ancu) Penggalang Putra membuka kegiatan JOTA-JOTI 2025. Nampak hadir pula Ancu Penggalang Putri dan beberapa pengurus ORARI Lokal Gunungkidul.
Ketua Orari Lokal diwakili oleh Kak Arif Nurgiyantoro S.Kom dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah bagi anggota Pramuka untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
“Melalui JOTA dan JOTI Pramuka belajar berkomunikasi dengan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai nilai kepramukaan di era digital,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi menarik seperti pelatihan komunikasi radio, simulasi jaringan, lomba konten digital, serta diskusi lintas daerah dan negara.
Para peserta juga diajak untuk memperkenalkan budaya lokal Gunungkidul melalui media daring kepada Pramuka dari berbagai wilayah Indonesia bahkan dunia.
Salah satu peserta, Refika dari Gugus Depan SMKN Saptosari mengaku senang dapat ikut serta dalam kegiatan ini.
Dengan semangat “Berkomunikasi, Bersahabat, dan Berbagi di Dunia Maya”, kegiatan JOTA-JOTI 2025 diharapkan mampu menumbuhkan rasa persaudaraan lintas batas serta memperkuat karakter digital Pramuka di Gunungkidul.


























