SLEMAN — Gugus Depan Pangkalan Pramuka MAN 3 Sleman resmi membuka kegiatan Musyawarah Ambalan Tahun 2025 pada Sabtu, 27 September 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur Badan Pengurus Harian, Pramuka Penegak Bantara, serta anggota Pramuka Pangkalan MAN 3 Sleman dengan penuh antusias.
Musyawarah Ambalan digelar selama dua hari, 27 sampai dengan 28 September 2025, dengan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2024/2025, amandemen Garis Besar Haluan Ambalan (GBHA), serta pemilihan Dewan Ambalan Penegak masa bakti 2025/2026.
Dalam upacara adat pembukaan Musyawarah Ambalan, Pembina Pramuka MAN 3 Sleman, Kak Failasufah, menyampaikan amanatnya. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan masa bakti 2024/2025 atas komitmen dan kerja keras hingga berhasil menuntaskan masa baktinya.
“Jadikan Musyawarah Ambalan ini contoh untuk menghadirkan pertanggungjawaban yang kredibel dan akuntabel. Harapannya transparansi, terutama transparansi anggaran, bisa benar-benar tercapai,” pesan Kak Faila.
Lebih lanjut, Kak Faila juga menekankan pentingnya proses pemilihan Dewan Ambalan Penegak yang baru. Pihaknya mengingatkan bahwa setiap peserta yang memenuhi persyaratan memiliki hak untuk mencalonkan diri dan hak untuk memberikan suara.
Di akhir amanatnya, Kak Faila memberikan dukungan penuh terselenggaranya kegiatan musyawarah ini sehingga dapat berjalan dengan lancar sampai akhir.
“Sukses dan semangat atas pelaksanaan Musyawarah Ambalan Pangkalan MAN 3 Sleman Tahun 2025. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan baik dan seksama hingga akhir,” pungkasnya.
Musyawarah Ambalan ini menjadi momentum penting bagi Pramuka MAN 3 Sleman dalam melanjutkan estafet kepemimpinan, menyempurnakan pedoman organisasi, sekaligus memperkuat nilai demokrasi dan akuntabilitas di lingkungan ambalan.



























