YOGYAKARTA — Dalam waktu 150 menit, dua peserta perwakilan dari regu putri nampak sibuk membuat jamu tradisional sebagai salah satu Giat Prestasi di Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Empat (LT-IV) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) tahun 2025.
Di halaman gedung Kwarda DIY, Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Jumat, 26 September 2025, peserta membuat resep jamu tradisional dan diharapkan dapat mengerti kegunaan dari jamu tersebut, sekaligus sebagai salah satu keahlian yang bisa dijadikan peluang hidup.
Jamu yang dibuat secara khusus adalah Beras Kencur. Setelah mendapatkan arahan dari panitia, para peserta kemudian membuat jamu dengan kriteria penilaian meliputi pemilihan bahan dasar jamu, teknik meracik, kemasan/penyajian, serta kerja sama tim.

Para juri kemudian mencicipi jamu yang dibuat oleh regu-regu dan memberikan penilaiannya menggunakan formulir yang telah disiapkan.
Giat Prestasi Membuat Jamu Tradisional ini sebuah kegiatan yang tidak hanya menguji keterampilan tetapi juga pengetahuan budaya lokal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan cara alami. Hasil karya peserta pun membuktikan bahwa tradisi bisa terus hidup, dikreasikan, dan diwariskan oleh generasi muda Pramuka. (cst)


























