JAKARTA — Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa), Kak Dr. Rahmansyah, M.Si., menegaskan pentingnya penguatan peran anggota dewasa untuk mendukung keberlangsungan organisasi dan pencapaian tujuan Gerakan Pramuka.
Hal tersebut disampaikan kepada peserta Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL) angkatan II tahun 2025 pada sesi Jam Pimpinan yang berlangsung di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Nasional (Pusdiklatnas), Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Selasa, 16 September 2025, malam.
Ia memaparkan materi berjudul “Peran Pembinaan Anggota Dewasa pada Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam Mendukung Tujuan Organisasi” dalam kursus yang diikuti oleh 46 peserta dari 14 Kwartir Daerah se-Indonesia.
Dalam materi tersebut, Kak Rahmansyah menekankan bahwa tujuan utama Gerakan Pramuka adalah membangun nilai karakter, menumbuhkan jiwa kebangsaan, serta meningkatkan kecakapan hidup generasi muda.
Untuk itu, menurut Kak Rahmansyah, keberadaan anggota dewasa sebagai pendidik, pengelola, pelatih, dan pamong menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan.
“Anggota dewasa tidak hanya membina peserta didik, tetapi juga mengelola organisasi, menyusun kebijakan, dan memastikan mutu pendidikan kepramukaan berjalan sesuai standar,” terangnya.
Kwarnas menetapkan agenda pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan orang dewasa yang tersertifikasi, peningkatan jumlah pembina dan pelatih, serta perluasan partisipasi masyarakat. Hal itu sejalan dengan Rencana Strategis Gerakan Pramuka 2023–2028.
Kak Rahmansyah juga menekankan pentingnya akreditasi Pusdiklat dari tingkat nasional hingga cabang, agar mutu pembinaan dapat terjamin.
Lebih lanjut Ia menambahkan, berbagai bentuk pendidikan dan kegiatan bagi anggota dewasa seperti Kursus Mahir, Kursus Pelatih, Karang Pamitran, Gelang Ajar, Pitaran Pelatih, hingga Penyegaran Pelatih menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas.
Di akhir paparannya, Kak Rahmansyah menegaskan bahwa pembinaan yang sistematis, anggota dewasa akan semakin berkompeten dalam kepemimpinan, manajemen, dan juga pendidikan.
Pihaknya meyakini bahwa hal tersebut akan mendukung terwujudnya visi Gerakan Pramuka sebagai wadah utama pembentukan kader pemimpin bangsa.



























