YOGYAKARTA — Giat Keterampilan Pawiyatan Budaya menjadi sesi yang begitu menarik dalam Kemah Pramuka Istimewa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), Kamis, 28 Agustus 2025.
Dalam giat ini, para peserta dibagi dalam lima kelompok dengan pembuatan keterampilan yang berbeda-beda dengan tujuan memberikan kesempatan bagi para pimpinan kontingen cabang dan pembina pendamping untuk menularkan pengetahuan
dan keterampilan budaya yang dimiliki kepada peserta.
Tentu saja kegiatan ini juga mengajak peserta untuk melestarikan budaya dan mengembangkan keterampilan dan nantinya hasil akan dipasang di sekitar panggung budaya.

Di lokasi yang berbeda, para peserta membuat keterampilan seperti Merangkai Janur = Kwarcab Gunungkidul, Mengukir gunungan = Kwarcab Bantul, Merangkai Hantaran = Kwarcab Sleman, Bermain Ketapel = Kwarcab Kota Yogyakarta, dan Membuat Wayang Suket = Kwarcab Kulon Progo.
Diketahui bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada Kamis, 28 Agustus 2025 dan akan berakhir pada Sabtu, 30 Agustus 2025 dengan peserta merupakan kontingen Kwartir Cabang se-DIY.

Kegiatan pada Kemah Pramuka Istimewa 2025 dititikberatkan pada luru ilmu dan liru kawruh dalam bidang kebudayaan yang dikelompokkan menurut jenisnya. Hal tersebut agar peserta mendapatkan pengalaman budaya yang beragam dan menggunakan beragam metode. (cst)


























