YOGYAKARTA — Komisi Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimatan Timur (Kwarda Kaltim) melakukan kunjungan ke Kwarda Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 31 Januari 2025.
Kunjungan Kwarda Kaltim kali ini dalam rangka melakukan koordinasi dan konsultasi perencanaan penyusunan program kerja kegiatan kepramukaan untuk tahun 2026.
Adalah Kak Rusmulyadi, Andalan Daerah Kwarda Kaltim Komisi Renbang bersama dengan Kak Mardareta Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim yang berkunjung ke Kwarda DIY.
Kunjungan kedua pengurus Kwarda Kaltim tersebut diterima di Ruang Rapat Pimpinan oleh Kak Aminah Nur Rahmah, Andalan Daerah Urusan Organisasi dan Manajemen didampingi oleh Kak Arif Bintoro Johan, Wakil Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan, serta Kak Barozi, staf Kwarda DIY.
Dalam diskusi yang berlangsung, Kak Rusmulyadi dan Kak Mardareta mengonsultasikan beberapa hal seperti proses perencanaan dan penganggaran di Kwarda DIY, serta pihak mana saja yang dilibatkan, termasuk sumber anggaran.
Utusan Kwarda Kaltim ini juga menanyakan berapa jumlah anggota pramuka yang ada di Kwarda DIY, baik itu anggota muda maupun anggota dewasa yang terhimpun dalam Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota Pramuka (SISKA).
Hal lain yang disinggung dalam koordinasi dan konsultasi tersebut antara lain berkaitan dengan pertimbangan dari Kwarda DIY dalam melakukan proses perencanaan serta penyusunan anggaran. Kemudian Standar Operasi Prosedur (SOP) penyusunan program anggaran.
Program prioritas dari bidang-bidang di Kwarda DIY serta kebijakan – kebijakan kwartir juga menjadi pembahasan yang cukup menarik dalam diskusi antara pengurus kedua Kwarda.
Pihak Kwarda DIY menjelaskan secara rinci terkait dengan apa yang ditanyakan oleh Kwarda Kaltim, sehingga bisa menjadi masukan serta wacana bagi mereka untuk melakukan perencanaan ke depannya. (cst)


























