BANTUL — Kampung Pramuka Wukirsari yang berada di kalurahan Wukirsari, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul dipercantik. Kini, pendopo yang dulu dibangun oleh Raja Swedia dilengkapi dengan ikon yang menandakan adanya Kampung Pramuka Wukirsari.
Kampung Pramuka Wukirsari merupakan salah satu Kampung Pramuka di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan potensi edukasi dan budaya. Kampung Pramuka ini memiliki potensi pembelajaran batik, tatah sungging, dan potensi budaya lainnya.
Membatik adalah menggambar/menghias pada kain atau kertas polos dengan teknik menutup kain atau kertas menggunakan lilin atau malam pada bagian yang telah dinginkan untuk diwarnai.
Selain itu, membatik merupakan salah satu budaya dan kearifan lokal di Yogyakarta. Gerakan Membatik juga menjadi Penguatan Budaya bagi Anggota Gerakan Pramuka.
Disampaikan pula oleh pengelola Kampung Pramuka Wukirsari ini setiap masyarakat dari unsur manapun bisa belajar membatik di lokasi ini dengan bimbingan dari para pendamping. Batik yang dibuat juga bisa langsung dibawa pulang sebagai hasil karya yang tentunya mengesankan.
Kampung Pramuka Wukirsari kini juga mempunyai paket-paket khusus untuk Wisata Edukasi Budaya yang disiapkan pengelola untuk menyambut kunjungan baik dari unsur pramuka maupun masyarakat umum.
Dengan adanya paket-paket ini diharapkan bisa mendukung pengembangan Kampung Pramuka Wukirsari dan menuju kepada kemandirian organisasi sebagaimana amanat Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY Kak GKR Mangkubumi saat meresmikan Kampung Pramuka pada akhir 2022 lalu.



























