Visi Misi

Mengacu, membedah, dan menganalisis potensi, kelemahan, kondisi eksternal yang ada di lingkup Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan memperhatikan Visi, Misi, serta arah kebijakan Pembangunan Nasional, DIY, juga Kwartir Nasional, Visi yang ingin dicapai oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY masa bakti 2025-2030 adalah:

“Pramuka yang Mandiri, Unggul, Berbudaya, dan Inovatif, Dijiwai Nilai Keistimewaan”

Dalam penyusunan Visi ini ada 5 kata kunci yang melandasinya, yaitu Mandiri, Unggul, Inovatif, Berbudaya, dan Istimewa.

Mandiri

  1. Kemandirian Finansial: Organisasi mampu membiayai kegiatannya sendiri tanpa harus terus-menerus mengandalkan bantuan dana dari pihak lain seperti pemerintah, donor, atau sponsor. Ini berarti organisasi memiliki sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan, seperti hasil penjualan produk atau jasa, investasi, atau donasi yang rutin.
  2. Kemandirian Operasional: Organisasi memiliki sistem dan prosedur yang efektif untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Memiliki sumber daya manusia yang kompeten, infrastruktur yang memadai, dan jaringan kerja yang kuat. Organisasi yang mandiri secara operasional juga mampu mengambil keputusan secara mandiri dan bertanggung jawab atas konsekuensinya.
  3. Kemandirian dalam Pengambilan Keputusan: Organisasi tidak terikat pada kepentingan pihak luar dalam mengambil keputusan. Mereka memiliki otonomi untuk menentukan arah dan strategi organisasi sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
  4. Kemandirian dalam Pengembangan: Organisasi memiliki kemampuan untuk terus belajar dan berkembang. Mereka mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan mengembangkan inovasi-inovasi baru.

Unggul

“Unggul” memiliki beberapa arti, tergantung pada konteks penggunaannya. Secara umum, “unggul” berarti lebih baik, lebih hebat, atau lebih maju dibandingkan dengan yang lain.

  1. Lebih baik kualitasnya: Organisasi/Anggota yang unggul memiliki kualitas yang lebih tinggi atau lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya.
  2. Lebih hebat kemampuannya: Organisasi/Anggota yang unggul memiliki kemampuan yang lebih hebat atau lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya.
  3. Lebih maju perkembangannya: Organisasi/Anggota yang unggul berada pada tahap perkembangan yang lebih maju atau lebih modern dibandingkan dengan yang lainnya.
  4. Lebih menonjol: Organisasi/Anggota yang unggul lebih menonjol atau lebih terlihat dibandingkan dengan yang lainnya.

Berbudaya

Organisasi “berbudaya” merujuk pada suatu kondisi di mana organisasi tersebut memiliki karakteristik atau ciri khas tertentu yang membedakannya dari organisasi lainnya. Karakteristik ini terbentuk dari sekumpulan nilai, norma, keyakinan, dan perilaku yang dianut dan dipraktikkan oleh seluruh anggota organisasi.

  1. Memiliki nilai-nilai bersama: Organisasi yang berbudaya memiliki seperangkat nilai-nilai yang diyakini dan disepakati bersama oleh seluruh anggota. Nilai-nilai ini menjadi pedoman dalam berperilaku dan mengambil keputusan.
  2. Memiliki norma-norma yang jelas: Norma-norma merupakan aturan-aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku anggota organisasi. Norma-norma ini membantu menciptakan ketertiban dan harmoni dalam organisasi.
  3. Memiliki keyakinan yang sama: Keyakinan bersama tentang tujuan organisasi, visi misi, dan cara kerja akan memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan.
  4. Memiliki perilaku yang khas: Perilaku yang khas tercermin dalam cara anggota berkomunikasi, berinteraksi, dan bekerja sama. Perilaku ini menjadi ciri khas organisasi dan membedakannya dari organisasi lain.

Inovatif

Organisasi dan anggota yang inovatif adalah entitas yang secara aktif mendorong dan menerapkan ide-ide baru, pendekatan yang berbeda, atau cara-cara kerja yang lebih baik untuk mencapai tujuan organisasi. Ini melibatkan kemampuan untuk berpikir di luar kotak, menantang status quo, dan menciptakan solusi yang kreatif untuk masalah yang ada.

Ciri-ciri Anggota Organisasi yang Inovatif Adalah:

  1. Kreatif: Memiliki kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru dan unik.
  2. Berani Mengambil Risiko: Tidak takut untuk mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Fleksibilitas: Mampu beradaptasi dengan perubahan dan situasi yang tidak terduga.
  3. Kolaboratif: Mampu bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
  4. Pembelajar yang Aktif: Selalu mencari pengetahuan dan keterampilan baru.
  5. Berorientasi pada Solusi: Fokus pada mencari solusi untuk masalah, bukan hanya mengidentifikasi masalah.

Istimewa

Istimewa yang dimaksud, selain merujuk pada pramuka istimewa dengan ragam keahlian kebudayaan, berkaitan pula dengan:

  1. Karakteristik Unik: Organisasi atau anggota yang memiliki karakteristik atau ciri khas yang membedakan mereka dari yang lain. Ini bisa berupa budaya organisasi yang kuat, nilai-nilai yang unik, atau gaya kepemimpinan yang khas.
  2. Keunggulan Kompetitif: Organisasi dan anggota yang memiliki keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh pesaing. Keunggulan ini bisa berupa inovasi, kualitas pembinaan atau layanan, atau relasi yang kuat dengan mitra.
  3. Nilai Tambah: Organisasi dan anggota yang memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada stakeholders (pemangku kepentingan) dibandingkan dengan yang lain.

Misi Gerakan Pramuka DIY 2025-2030

  1. Mewujudkan Organisasi Gerakan Pramuka yang modern dan mandiri.
  2. Meningkatkan inovasi pembinaan anggota muda dan anggota dewasa yang selaras dengan perkembangan zaman.
  3. Meningkatkan peran serta Pramuka di masyarakat dengan berbagai kegiatan pengabdian.
  4. Meningkatkan kemitraan untuk menunjang organisasi yang modern, inovatif dan berdampak ke masyarakat.

Agenda PramukaDIY

Arsip

Radio Pramuka Istimewa